TASYAKURAN 4 BULANAN


Alhamdulillah tanggal 13 Oktober 2018 lalu aku baru aja selesai mengadakan tasyakuran (selamatan) 4 bulanan untuk kehamilanku kali ini. Sebenarnya mau diadakan minggu lalu, cuma karena aku ada acara, jadinya mundur sedikit. Ini juga ngadainnya kecil-kecilan aja, gak ngundang siapa-siapa, cuma pengajian RT aja plus mengundang seorang Ustadzah.

Nah, di pengajian kali ini ada beberapa tuntunan yang kudapatkan. Takut aku lupa, jadi langsung aja kutuliskan disini 🙂

Ustadzahnya bilang, :

“Bahwa seorang wanita bisa hamil itu merupakan bentuk suatu rizqi dari Allah. Rizqi itu gak melulu berupa materi, tapi juga anak. Anak adalah rizqi dan juga amanah yang dititipkan kepada kita. Karena tidak semua pasangan suami istri yang menikah bahkan sudah menikah bertahun-tahun dikaruniai anak. Kita sebagai umatNya, jika kita membutuhkan, mintalah kepada Allah. Jika kita menginginkan anak, ya minta saja kepada Allah. Tapi, ingat, tidak semua permintaan kita dijabah oleh Allah saat ini juga. Ada yang cepat, ada juga yang lambat. Yang pasti Allah selalu mengabulkan permintaan kita disaat kita butuhkan.”

Sekarang aku jadi tau, bahwa selama ini aku dan suami berdoa ingin segera dikaruniai anak kedua dan belum dijawab oleh Allah, berarti Allah tau kapan saat yang tepat untuk kita. Bukan berarti doa kita gak didengarkan. Jadi kita tetap berikhtiar dan inilah jawaban atas doa-doa yang kami panjatkan. Terima kasih ya Allah 🤗

Jawaban Allah memang semua serba misteri. Thats why semua teori mengatakan bahwa tidak ada satupun yang tau kapan jawaban Allah itu akan datang dan hidup itu adalah misteri.

Ada 4 hal yang ditetapkan saat seorang wanita diberikan hamil 4 bulan :

1. Rizqi

2. Ajal

3. Amal

4. Bahagia atau sengsara

Kenapa orang banyak yang mengadakan selamatan 4 bulanan? Bukan semata-mata karena tradisi, tapi sebuah hadist menjelaskan tentang perkembangan janin dalam kandungan bahwa :

Sesungguhnya setiap orang di antaramu dikumpulkan penciptaannya di dalam perut ibunya empat puluh hari berupa nutfah, kemudian menjadi segumpal darah, (empat puluh hari kemudian), kemudian menjadi segumpal daging selama itu pula (40 hari berikutnya). Kemudian diutuslah kepadanya malaikat, lalu meniupkan ruh kepadanya dan diperintahkan atasnya menuliskan empat hal; ketentuan rejekinya, ketentuan ajalnya, ketentuan amalnya, dan ketentuan celaka atau bahagianya …” (HR. Bukhari dan Muslim)

Itu artinya ketika kehamilan memasuki usia 4 bulan, Allah mulai mengutus malaikat guna meniupkan ruh ke dalam janin yang terdapat di rahim ibunya yang dimana beberapa tradisi sering memperingatinya dengan sebutan acara 4 bulanan.

Selain itu tasyakuran 4 bulanan ini juga bertujuan sebagai bentuk rasa syukur atas amanah besar dan berharga dengan dihadirkannya seorang calon anak dalam suatu keluarga dan berharap ia kelak menjadi manusia yang soleh atau solehah.

Acara 4 bulanan ini sebenarnya sih gak wajib, tapi di 2 keluargaku baik dari sisi mamaku atau mama mertua, semua meyakini acara 4 bulanan itu wajib diadakan, jadi aku nurut saja. Dan acara 4 bulanan itu biasanya berisikan pemanjatan doa. Dan doa yang dianjurkan untuk dibaca pada 4 bulanan adalah surat Luqman karena dalam surat inu mengisahkan tentang pendidikab, aqidah dan akhlak.

Ustadzahnya juga berpesan, supaya aku jangan lupa untuk :

1. Selalu mengumandangkan ayat-ayat Al Quran supaya jika nanti dia sudah usia sekolah, ia cepat menghafal semua ayat-ayat Al Quran dengan cepat.

2. Perbanyak berdoa dab berkata yang baik-baik

Berdoa apa saja. Mintalah kepada Allah apa yang kita butuhkan.

Di akhir acara semua tamu undangan (tetangga) mendoakan kehamilanku ini bisa berjalan lancar dan sehat selalu.

Allahummahfazd waladii maadaama fii bathnika wasyfihi anta syaafil laa syifaa illa syofaauka syifaa allaa yughaadiru saqama.

Allahumma showwirhu hasanata watabbit qalbahu iimaanambika wabi rasuulika.

Allahumma akhrijhu mimbathnii waqta wilaadatii sahlaw watasliimaa. Allahummaj’alhu shohiihan kaamilaw wa’aaqilan hadziqon ‘aliman ‘aamilaa.

Allahumma thowwil ‘umrohu washohhih jasadahu wahasan khuluqohu wafshoh lisaanahu wa ahsin shoutahu liqirooatil hadiitsi walquraani bibarakati muhammadin shollallahu ‘alaihi wa sallam. walhamdulillahi robbil ‘aalamiin.”

Artinya:

“Ya Allah, peliharalah dia selama berada dalam kandungan ibunya. Sehatkanlah dia, karena sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang bisa menyehatkan. Tiada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit sedikitpun.

Ya Allah, Bentuklah dia di dalam perut ibunya dalam bentuk yang bagus dan tetapkanlah hatinya dalam keimanan kepada-Mu dan Rasul-Mu.

Ya Allah, keluarkanlah dia dari perut ibunya pada saat kelahirannya dengan mudah dalam keadaan selamat dan dengan bentuk yang indah dan sempurna.

Ya Allah, Jadikanlah dia anak yang sehat dan sempurna, berakal yang cerdas, yang alim, dan mau mengamalkan ilmunya.

Ya Allah, panjangkanlah umurnya, sehatkanlah tubuhnya, baguskanlah akhlaqnya, fasihkanlah dan merdukanlah suaranya untuk membaca Alquran dan Alhadist dengan berkah Nabi Muhammad SAW. Dan segala puji bagi-Mu”

Terima kasih ya Allah, acara sederhana ini bisa berjalan dengan lancar.

Dan moms, doakan juga ya kehamilanku ini bisa sehat-sehat selalu sampai waktu persalinan tiba 🤗

Advertisements

Momen Penting Yang Wajib Ibu Hamil Ketahui

 

“Dok, kalo di trimester pertama, saya emang gak bisa merasakan gerakan bayi ya dok?

“Ya belum bisa, sabar aja. nanti bu Caroline akan merasakan di bulan ke-5 dan 6.”

Kira-kira seperti itu percakapan saya dengan dokter kandungan saya, waktu saya control kehamilan di minggu ke-15 akhir September 2018 lalu. Sebelum saya control, jujur aja saya sempat browsing-browsing sendiri, di bulan ke berapa saya bisa merasakan tendangan janin. Ada yang bilang sudah bisa merasakan di bulan ke-4, ke-5 atau juga bulan ke-6. Tapi kebanyakan sih semua referensi menjelaskan di trimester kedua, yaitu bulan ke 5 dan 6. Walaupun saya udah mendapat jawaban dari dokter kandungan saya itu, tetep aja sih saya merasa kurang yakin, mengingat saya pernah mengalami IUFD di kehamilan pertama. Jadi di kehamilan saat ini saya benar-benar concern dan khawatir setiap kali. Udah 3x hamil tetep aja saya merasa kurang ilmu 😀 Continue reading

SERBA-SERBI KEHAMILAN TRIMESTER PERTAMA

Setiap wanita yang hamil, pasti punya cerita masing2. Sama sih seperti kehamilan aku yang sekarang ini

Di kehamilan trimester pertama ini tanda2nya gak jauh beda dari kehamilan sebelumnya. Yang aku rasakan itu :

💕 Mual2
Aku nyebutnya mual aja, bukan morning sickness. Karena mualnya ini beda banget, mualnya gak kenal waktu, bisa pagi, siang, malam bahkan subuh. Lapar, tapi gak bisa makan saking mualnya. Cara mengakalinya, sampai sekarang belum ada. Makan yang berbau jahepun kutak bisa. Minum manispun tak bisa. Kalau ada yang tahu, please let me know ya. Mudah2an BB-ku gak turun.

💕 Sembelit
Udah pasti yang namanya ibu hamil itu rentan terkena sembelit. Biasanya aku ngakalinnya makan rujak dan agar2. Kalau makan sayuran dan buah sepotong dua potong beneran gak ngaruh. Pup bisa 2 hari sekali. Tapi menjelang trimester dua, sembelit itu perlahan2 hilang.

💕 Sensitif Terhadap Bau
Sama banget kayak bumil lainnya, ibu hamil itu gak bisa banget sama bau2an. Bau ketek kek, bau orang blm mandi aja dari kejauhan 100m udah tau. Bau masakan yang strong banget. Apalagi bau rokok. Bahkan dari kejauhanpun udah bisa kecium. Bahkan bau parfum sendiripun sangat2 sensitif.
Mengakalinya, buat di rumah aku gak pernah lagi pakai pelembut pakaian. Cium sabun detergen aja aku mual setengah mati. Gak pernah bisa masak. Karena gak bisa cium masakan. Jadilah pengeluaran 2-3 bulan ini ku bengkak sekali 😪 tapi ya mau gimana lagi. Itu konsekuensinya

💕 Gampang Lelah
Dikit2 aku gampang lelah banget. Entah karena ini faktor usia, atau memang faktor hormon kehamilan aja. Karena memang yang kutau kalau trimester pertama pasti akan ngerasa capek banget, karena tubuh kita diforsir untuk menyesuaikan dengan kondisi baru, serta hormon yang ada di tubuh kita bekerja maksimal. Semua pekerjaan aku dibantu oleh suami. Ya Allah aku bersyukur banget punya suami yang mau turun tangan pekerjaan aku seutuhnya.

💕 Kulit Wajah dan Rambut Bermasalah
Tiba2 saat tau hamil, jerawat tumbuh subur bertebaran dimana2. Awalnya aku gak ngeh kalo ini pengaruh hormon. Tapi setelah konsultasi sama dokter dan aku obati pakai obat jerawat apapun gak sembuh, baru deh tau, bahwa itu pengaruh aku hamil
Gak cuma wajah, tapi rambut mendadak kering kerontang dan banyak rontok. Stress. Iya awalnya. Tapi aku akalin dengan rajin hair spa di rumah. Beruntung aku berhijab sekarang, jadi yang tau hanya aku dan suami aja 🤗

💕 Minum Kopi
Entah kenapa saat ini aku gak ada rasa mau minum kopi atau bahkan teh sama sekali. Mudah-mudahan sih seterusnya sampai lahiran. Amin.

💕 Mudah Ngantuk
Seperti ibu hamil lainnya, di trimester awal aku gampang banget ngantuk. Makanya aku gak mau terlalu banyak aktivitas. Malahan lebih banyak bed rest. Karena memang cuma itu yang bisa aku lakukan.

💕 Rentan Sakit
Beberapa hari yang lalu, Narend sempat sakit. Tiba-tiba aja sakit ISPA. Padahal setelah Idul Adha kemarin Narend sempat libue 3 hari dari sekolah. Tiba-tiba sakit. Saat control ke dokter, dan ternyata memang ini sedang musimnya ISPA, hiks. Hmm, bukan apa-apa sih, ini bahaya banget buat ibu hamil, karena ibu hamil kan kondisinya gampang lelah. Jadi rentan sakit. Walaupun udah dijaga-jaga kesehatannya, tetep aja kena juga 😖
Jadi kalau bisa aku sarankan, saat anak sakit, usahakan tidak banyak kontak langsung dengannya. Kalau anak sudah bisa tidur pisah kamar, itu lebih baik. Jika masih 1 kamar, anaknya usahakan pakai masker, supaya tidak langsung kontak dengan kita. Karena kalau kita sakit, agak susah sembuhnya, karena gak bisa minum obat sembarangan dan gak bisa minum obat antibiotik. Jadi otomatis kalau sakit pasti lama sembuhnya.

Segitu aja yang bisa aku sharing untuk serba-serbi kehamilam trimester pertama. Semoga bermanfaat ta.

 

TIPS AKU UNTUK HIDUP SEHAT SAAT HAMIL DAN MENYUSUI

 

Hello moms. Hal apa sih yang paling membahagiakan menjadi seorang wanita? Yes, bisa hamil dan menyusui. Sukur-sukur kalau bisa melahirkan secara normal. Karena tidak semua wanita bisa melahirkan secara normal. Ada kondisi-kondisi tertentu yang mengharuskan melahirkan secara caessar. Well, apapun itu, saya gakkan memperdebatkan lebih baik mana, yang jelas kita patut mensyukuri segala nikmat Tuhan, bisa hamil dan menyusui seutuhnya.

Pernah hamil dan menyusui sebanyak 2x, ada banyak hal yang saya alami. Mulai dari masalah dari anak yang tidak mau menyusui dengan dot, ASI yang hanya cukup sampai 1,5 tahun saja dan sebagainya. Hamil 4 tahun lalu bukan berarti saya masih hapal semuanya. Dan kali ini, alhamdulillah saya sedang mengandung anak kedua di kehamilan ketiga, banyak pengetahuan tentang kesehatan kulit yang perlu saya ketahui kembali. Untuk itulah saya hadir di acara blogger gathering bersama Bio Oil, bertempat di Buba & Bump, Jakarta Selatan.

Continue reading

Pertama Kali Test Pack Langsung Positif

Dari 2 bulan sampai 1 bulan terakhir, tepat setelah Lebaran, lalu saya masih wara-wiri event blogger di Jakarta. Belum kepikiran sih, ada tanda-tanda hamil apa gak. Karena ya saya pikir aku cuma kecapean aja.

Nah, jadi kira-kira di tanggal 23 Juli 2018 (kalau tidak salah ingat), saya memberanikan diri untuk test pack. Sebenernya suami bilang gak usah aja, karena belum lewat seminggu sampai 2 minggu tanggal mens, jadi ya daripada tar hasilnya negatif, atau gak valid, mending nanti aja ngeceknya.

Continue reading

Apakah Aku Hamil?

Ahhh akhirnya saya bisa berkesempatan untuk update lagi blog ini. Udah sempet nganggur lama banget hampir bulukan 😁

Jadi udah hampir 2 tahun ini saya mulai rajin untuk melakukan program hamil untuk adiknya Narend. Mungkin saya juga sudah bahas di postingan saya sebelumnya.

Awal tahun 2016 lalu sih masih angot-angotan buat program, tapi makin lama, saya makin teguh untuk melakukan program. Tepatnya start di tahun 2017. Mulai dari yang rajin control dokter per bulan, makan yang buat menambah kesuburan, sampai pola makan dan hidup yang benar-benar sehat? Lho, emangnya selama ini gak sehat? Bukan gituuu, tapi lebih kepada, bener-bener gak pernah makan junk food, minum soda cola, tidur yang cukup, perbanyak makan sayuran dan buah, dan sebagainya. Lebih kepada kuantitas pola hidupnya aja sih 😉

Nah, sebulan, 6 bulan berlalu, hingga sampai tahun 2018 ini saya belum dinyatakan hamil, disitu saya benar-benar pasrah. Suami sih udah menawarkan apa kita pakai obat-obatan tradisional kembali? Karena waktu hamil Narend kemarin saya berhasil hamil berkat bantuan doa dan ikhtiar dari obat tradisional itu, yaitu rumput kebar.

Soal rumput kebar, agak lucu juga nih ceritanya. Jadi minggu lalu saudara sepupu suami minta nomor contact personnya yang jual rumput kebar, katanya mau belu rumput kebar buat saudara suaminya. Nah, disitulah akhirnya suami menawarkan lagi, apa kita beli juga ya rumput kebarnya? Saya bilang, yaudah terserah deh, saya mah udah pasrah aja. Soalnya tahun 2017 kemarin kita sempat coba ikhtiar dengan rumput kebar gak berhasil. Sampai 3 bulan berturut-turut kalau tidak salah. Makanya kali ini waktu saya ditawari suami, yaudah pasrah aja 😁

Control ke dokterpun, kami memang sengaja gak dikasih obat apa-apa. Dokter hanya menyarankan untuk berhubungan di tanggal-tanggal subur saja. Karena mens period saya lagi gak teratur, disarankan oleh dokter, sebaiknya berhubungan H-2 sampai H+2 dari masa subur, dengan jeda per 2 hari sekali. Supaya jika meleset, masih bisa dapat masa suburnya.

Continue reading

Anmum, Let’s Celebrate The Extraordinary

Kayaknya udah hampir 3 bulan saya gak update blog pregnancy saya ini, karena kesibukan saya ini, maafkan, karena kesibukan saya yang bertubi-tubi nih.

Misalnya kalau ditanya, saya lagi sibuk apa sih sekarang? Well, dalam 6 bulan terakhir ini saya lagi disibukkan dengan program kehamilan saya yang ketiga. Agak lumayan sibuk untuk wara-wiri ke dokter kandungan.

Jadi untuk bisa hamil saya harus memperbaiki pola makan dan tidur yang teratur. Kembali lagi ke jaman-jaman saya waktu program anak pertama deh 🙂 Tapi saya sangat bersyukur, PR dari dokter obgyn saya 6 bulan lalu berhasil saya jalankan. Waktu itu dokter saya menyarankan bahwa saya harus mengurangi berat badan, setidaknya 5 kg lagi dari BB saya waktu itu. Setelah hamil BB saya waktu itu adalah 73 kg. Dan waktu saya control BB saya baru 68 kg, PR saya 5 kg. Dan sekarang saya berhasil menurunkan BB saya menjadi 63 kg, alhamdulillah 🙂 Continue reading