How To Be a Motherhood

Me with books "Don't worry to be  a Mommy"

Me with books “Don’t worry to be a Mommy”

“Every mother in the world always wants the best for their children”

Mungkin pepatah ini sering kita dengar. Ya, semua ibu pasti akan memberikan yang terbaik untuk anaknya. Saya pernah merasakan pernah menjadi seorang ibu. Tapi, kenikmatan itu tidak berlangsung lama. Hanya 8 bulan saja. Setelah itu, Tuhan mengambilnya kembali.

Saat saya kehilangan anak saya, saya merasa sedih. Selain karena kehilangan buah hati plus, karena ASI saya gak kunjung berhenti. Lha iya. Gimana gak stress, ASI saya keluar terus menerus sementara gak ada yang disusui?

Nah, disitulah saya berpikir, di saat satu sisi saya menikmati berkelimpahan ASI, tapi saya harus kehilangan buah hati saya.

Saat ini saya mengandung anak kedua. Saya sangat menjaga sekali setiap kondisi baby saya. Bersyukur saya bisa hamil kedua dengan jarak waktu 1 tahun sejak kehamilan pertama. Walaupun saya pernah mengandung, tetap saja saya merasa belum pernah merasakan bagaimana rasanya jadi seorang ibu seutuhnya. Apalagi usia kandunganku sekarang sudah memasuki trimester ketiga. Segala perasaan campur aduk deh. Mulai dari, bisa gak yah nanti saya menjadi seorang ibu yang baik untuk anak saya? Full ASIX gak yah nanti? Duuh, saya pengen lahiran normal lagi. Bisa gak yah? Lalu, bisa gak yah nanti saya menggendongnya? Sejuta pertanyaan-pertanyaan di benak saya dan sejuta keraguan.

Beruntunglah saya menemukan buku keren ini. Buku yang bisa jadi pedoman saya. Yang menuntun saya ‘How to be a mother’.
Di buku ini dijelaskan, bagaimana menghadapi yang namanya baby blues? Bagaimana caranya mengganti popok? Apakah harus ASI? Kalau ASInya gak keluar gimana? Apakah harus lahiran normal? Kalo terpaksa sesar gimana? Sejuta keraguan calon ibu baru terjawab sudah di buku ini.

Yah.. maklumlah. Walaupun orangtua saya pernah mengalaminya, tapi kan pengajaran dulu dengan sekarang berbeda? Jadi, sekarang sudah semakin mantap hati saya untuk menjadi seorang ibu. Insyallah saya bisa menjadi ibu yang baik untuk anak-anak saya 🙂

Advertisements

One thought on “How To Be a Motherhood

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.