Enjoy my Pregnancy

Oline - thanks GOD im pregnant

20:00
Hari ini, 27 Desember 2013 adalah minggu ke 32 kehamilanku.

Orang banyak bilang,

Enjoy it your pregnancy moment now. Tar kalo udah melahirkan beda lagi looo ceritanyaaa. Boro-boro mau merawat diri sendiri, pasti gak ada waktu dehhh…!”

Ya ampuun…apakah benar segitunya ya bagi yang sudah melahirkan otomatis sudah tidak punya waktu lagi untuk “me time”? Saat ini, I’m just doing my best, really enjoy my pregnancy whatever it is. Karena moment ini tidak akan pernah terulang lagi di akan datang. Kalaupun aku hamil lagi tahun depan (insyallah), pasti juga akan beda cerita lagi. Believe me.

Morning sickness

Ya, aku sudah sukses melewati masa-masa itu. Yaitu dimana di awal-awal kehamilanku. Di saat bulan 1-3 kehamilan. Saat ini aku memasuki trimester ketiga, dimana nafsu makanku sudah meningkat 2x lipat. But, whatever it is, aku kangen masa-masa dimana aku mengalami my morning sickness. Masa-masa dimana aku tidak mau makan, tidak nafsu makan. Gak enak tidur, mual terus, aaahhh aku kangen juga masa-masa itu. Tapi, saat itu aku tidak mengeluh sama sekali. Aku selalu mensyukuri setiap moment, setiap kejadian yang terjadi saat kehamilanku ini.

Saat aku mual, aku hanya berkata, “Ya Allah, aku bersyukur aku merasakan yang namanya mual-mual lagi. Tolong berikan aku kesabaran untuk menjalani ini semua.”

Jam kerja suami

Naah…ini yang paling gak enak nih. Suamiku itu jam kerjanya shift. Jadi terkadang bisa pulang sore atau tengah malam. Jadi, di saat aku minta tolong akan sesuatu, suamiku gak bisa memberikan bantuan. Belum lagi kalau hari sabtu atau minggu harus masuk kantor. Rasanya kesel luar biasa. Rasanya, seperti “Ini suami ngapain sih ke kantor-kantor lagi saat weekend?? Gak tau apa ya istrinya lagi hamil and butuh perhatian? Pengen ditemenin jalan-jalan, belanja, dan sebagainya apah???!

Tapi lagi-lagi, aku tidak bisa menolak tuntutan dan perintah kantor. Sampai saat ini aku terus berusaha meyakini diri sendiri, bahwa suamiku itu bekerja mencari nafkah untuk anak dan istrinya. Gak ada suami yang mau bekerja di saat weekend, saat istrinya sedang hamil juga. I’m still trying to convince my self to do this 🙂

Having ‘Me time’

Ada yang bertanya padaku, apakah kamu masih sempat dan mau merawat diri di saat hamil seperti sekarang? Jawabanku, “Ya!”

Prinsipku, aku harus tampil cantik saat hamil. Karena orang hamil itu bawaannya harus senang terus hatinya. Karena akan menyambut kedatangan si buah hati 9 bulan mendatang. Itu yang aku tanamkan dalam hati sejak aku positif hamil. Jadi, sekarang bawaannya ya happy aja gitu 🙂 Bersyukur aku termasuk orang yang mau dandan dan tampil cantik saat hamil. Aku gak alergi sama yang namanya make up atau bau bedak. Malahan setiap mau keluar rumah, aku selalu make up full loh 🙂 hehee…Sampai-sampai pernah ketemu teman and dia bilang, “Kamu lagi hamil cantik banget. Anaknya pasti perempuan ya?”  Hihi… sampai dijuluki ‘bumil cantik’ ..dia belum tahu jenis kelaminnya anakku apa 🙂

Aku terkadang menyempatkan diri untuk pergi ke salon, untuk sekedar creambath dan manicure. Kalau potongan rambutku sudah gak beres, terkadang aku menyempatkan diri juga sekalian merapikan model rambutku.

Dulu sebelum hamil sih aku rajin melakukan perawatan rambut ‘creambath’ di rumah sendirian. Tapiii, berhubung saat hamil itu susaaah dan repot bangeet, akhirnya aku memilih perawatan creambath di salon saja.

Selain urusan ke salon, aku juga sering memberikan ‘reward’ to my self dengan mendatangi coffee shop. Yah namanya sebelum hamil aku tuh rajin banget ke coffee shop untuk kerja dan browsing disana. Atau sekedar baca buku. Setelah hamil juga tetap aku lakukan. With or without suami. Kalau suami sedang ke kantor, ya aku berangkat sendiri menuju ke coffee shop. Lokasinya juga gak jauh dari rumah. Jadi diperbolehkan oleh suami, tentunya dengan menyetir mobil sendiri. (Gak boleh naik motor soalnya 🙂) Kebiasaannya sih sama ke coffee shop, tapi minumnya berbeda. Dulu sering pesen kopi sebelum hamil, sekarang kalau ke coffee shop pesannya teh saja 🙂

Di coffee shop ngapain?

Yah aku termasuk paling boring di rumah. Aku ke coffee shop paling sering untuk cari inspirasi atau sekedar cari suasana untuk baca buku saja 🙂 Di coffee shop bisa dibilang aku satu-satunya orang yang sedang hamil 😀

Lalu, mengatur waktu sebagai mompreneur dan sedang hamil bagaimana?

Banyak orang yang bilang, aku termasuk orang yang sibuk. Tapi kalau dibilang sibuk gak sibuk-sibuk amat siihh. Toh buktinya aku masih bisa menyempatkan diri untuk ‘me time’ 🙂

Caranya bagi waktu, simple aja! Kalau suami sedang bekerja di kantor, ya aku juga bekerja di rumah. Melakukan pekerjaan yang ringan-ringan saja. Selebihnya yang berat-berat, yang membutuhkan fisik, aku menunggu suami pulang dan meminta bantuannya.

Nah, di saat suami bekerja, kalau aku butuh hiburan, terkadang aku berangkat sendiri ke mall atau ke toko buku. Saat weekend, aku tidak pernah berada di rumah. Pasti pergi bersama suami. Entah urusan bisnis, seminar atau sekedar jalan-jalan. Pokoknya wkatu weekend aku usahakan isi dengan kegiatan yang bermanfaat. Dan biasanya ada aja gitu kegiatannya. Weekend aku manfaatkan moment untuk berpacaran dengan suami. Karena aku percaya, nanti babynya juga akan aktif sama seperti ibunya saat lahir nanti. Jadi kalau ibunya sangat senang bersosialisasi, yah nanti anaknya juga akan senang bersosialisasi. Ibunya suka dengan memasak, anaknya juga terbiasa dengan memasak. Pokoknya yang sang Ibu lakukan, bisa berdampak kepada anaknya. Aku ingin seperti itu. Aku gak ingin anakku nanti malas-malasan saja. Jadi aku mengusahakan setiap jam dan hariku itu produktif 🙂

Nonton midnite juga masih tetap kami lakukan lho 🙂

Aku pernah baca, ada seorang ibu-ibu yang curhat, dia sangat tidak menikmati masa kehamilannya, lantaran suaminya bekerja di luar kota dan dia ditinggal sendirian di rumah. Tidak ada pembantu dan selalu merasa kesepian.

Hmm… emang ya, kalo lagi hamil itu moodnya naik turun. Aku juga sering mengaalami seperti itu. Seakan-akan kita ditinggal sendirian di rumah, mau melakukan apa-apa gak ada yang bantuin, dan sebagainya. Kondisi di atas hampir sama sih denganku. Aku juga di rumah tidak ada pembantu. Mau apa-apa dilakukan sendiri. Saat butuh suami, eehh dianya masih di kantor karena kerja shift. Yah mau gimana lagi? Tetap semua harus disyukuri dan dijalankan dengan ikhlas kan? 🙂

Okey, segitu dulu ceritaku. Semoga semua para bunda yang sedang hamil dapat menikmati masa-masa kehamilannya dengan penuh semangat, antusias dan perasaan bahagia. Supaya baby yang dikandung bisa merasakan hal yang sama kebahagiaan seperti ibunya juga 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Enjoy my Pregnancy

  1. iya mak, dinikmatin aja masa kehamilannya beserta suka dukanya. Tapi itu yang bikin jadi bumil tuh unik. Ga semua wanita bisa ngerasain apa yang kita rasain.
    hihihi, kaya aku yang bedrest an aja di rumah, ya juga mencoba menikmatinya dengan sering2 update blog *alias meracau
    ahahaha.
    ya diisi dengan kegiatan positip aja lah, supaya nular juga kebiasaan baik kita ke si baby.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.