Senam Hamil, penting ya?

“Ngapain senam hamil? Ahh… nanti juga pada pelaksanaannya lupa semua dehh… Percaya!”

Seringkah kita mendengar celotehan-celotehan teman-teman kita seperti itu? Kalau saya sih sering :D.

Banyak yang beranggapan senam hamil itu gak penting. Iya emang bener banget, nanti pada hari H terjadi pembukaan 10, gak akan inget apa yang dipelajari di kelas senam hamil. Jadi, senam hamil fungsinya untuk apa dong? Sama kan dengan olahraga?

Senam hamil itu berbeda dengan olahraga. Fungsinya ya juga berbeda. Senam hamil itu gunanya untuk melemaskan otot-otot yang kaku, jari tangan dan kaki yang kebas, sering kram kaki, latihan mengejan, dan sebagainya.

Lalu kalau olahraga fungsinya adalah untuk latihan pernafasan. Seperti kita tahu, pernafasan itu dibagi menjadi 3, dada, perut dan diafragma. Tapi ada  lagi yang dipelajari saat senam hamil yaitu pernafasan panting (pendek-pendek seperti pernafasan yang terengah-engah). Pernafasan panting ini digunakan saat kepala si baby sudah keluar, tinggal setengah badan lagi. Dan pada saat itu kita tidak boleh mengejan kuat lagi. Hanya tarik dan buang nafas pendek-pendek saja. Yang semuanya kita pelajari ada di dalam senam hamil. Semakin banyak oksigen yang mengalir kepada si baby, pembukaan nanti akan semakin cepat, otot kita rileks dan baby akan semakin masuk ke jalan lahir.

Nah tinggal saat olahraga kita praktekkan saja. Karena semakin memahami tehnik pernafasan yang benar, oksigen akan semakin banyak mengalir kepada si baby. Menurut bidan, nanti pada saat kontraksi, otot-otot perut semuanya mengkerut, akibatnya peredaran oksigen kepada si janin akan sedikit terhambat. Naah dengan kita memahami tehnik pernafasan yang benar, oksigen akan tetap mengalir secara normal kepada si baby.

Gak perlu setiap kali kita sering senam hamil kok. 1x saja sebenarnya sudah mewakili. Yang penting sudah pernah senam hamil. Minimal teorinya sudah tahu. Nanti pada saat di tekape (ruang bersalin), akan ada dokter dan bidan yang memandu (jangan khawatir).

Senam hamil dilakukan pada saat memasuki trimester ke3. Yaitu pada saat masuk usia 7 bulan kehamilan. Tapi aku gak, aku memulai senam hamil di saat usia kandunganku masuk 8 bulan. Karena aku sudah pernah hamil anak pertama.

Nah, di senam hamilku minggu 37 ini, bidan yang mengajarkan juga beda lagi nih orangnya. Aku sudah ikut 4x senam hamil dengan 2x absen. Dan manfaat yang aku rasakan itu memang jauh ya. Aku merasakan otot-otot panggul, pinggang serta latihan pernafasan yang seringkali kita lupa, pada saat senam hamil justru akan membantu kita. Naaah.. tinggal deh habis senam hamil aku merasakan capek and pegelnya luar biasa 🙂 padahal gerakan-gerakannya juga gak ada yang bikin keluar keringat. Lha wong AC ruangan dingin begitu 😀 trus kalau aku selesai senam hamil, rasanya pengen bobo aja saking capeknya 🙂

Oya, di senam hamil juga diajarkan ‘deep sleep’ yang artinya latihan tidur bagi yang susah tidur.

Lha, emangnya tidur aja susah?  Memangnya nanti akan susah tidur? Jawabannya, ya! Masuk usia 36 ini bumil akan susaaah tidur. Padahal mah ngantuk banget! Termasuk akuuu 🙂 makanya di senam hamil diajarkan bagaimana bumil tidur nyenyak di trimester 3 ini agar cukup tidur dan berkualitas.

Oya, bidannya juga bilang, dengan kita senam hamil, kita jadi lebih pede saat di ruang bersalin. Jadi pada saat disuruh gerakan ini itu dengan si dokter atau bidan, otot kita gak kaku. Minimal sedikit-sedikit gerakannya kita tahu.

Biasanya durasi senam hamil kurang lebih adalah 2 jam. Gerakan yang paling sulit menurutku adalah, latihan mengejan. Ya ampuun itu narik kaki sendiri aja (ke kanan dan kiri dengan menggunakan tangan dan dijepit) susahnya minta ampun! Apalagi kalau lagi hamil gede begini..

Semua gerakan-gerakan senam hamil kupraktekan juga di rumah. Walaupun tidak punya matras, aku lakukan juga di kasur. Yaaahh..maklumlah, motivasi aku untuk bisa persalinan normal sangat kuat. Jadi apapun kulakukan untuk bisa persalinan normal 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.