Belum Lahiran juga yaaa..

Yess…. inilah yang dipertanyakan seluruh teman-teman, bahkan tetangga and tukang sayur-pun ikut-ikutan nanyain hal yang sama. Rasanya ‘begah’ juga ditanyain hal itu berulang-ulang. Ketika aku ditanya hal seperti itu, aku cuma jawab, mungkin dia masih betah kali di dalem, jadi extend πŸ™‚

Oline on wedding

Narsis dulu ya mumpung gak banyak orang πŸ™‚

12 Februari 2014

Yesss.. ini adalah minggu ke-39. Rasanya udah gak sabar mau lahiran aja. Kadang terbersit di pikiran ingin segera diinduksi saja oleh dokter πŸ™‚

Di minggu ini rasanya aku mulai sulit untuk bergerak bebas. Cara jalanku udah kayak penguin πŸ™‚ lambat and kiri-kanan, kiri-kanan πŸ™‚ Udah mulai sulit tidur nyenyak. Bawaannya terbangun-bangun per 3-4 jam cuma buat pipis aja. Iya, kadang pipis di tengah malem itu udah mulai susah ditahan. Jadi kalo rasanya mau pipis, tiba-tiba bangun aja gitu πŸ™‚ Trus juga tendangan-tendangan si babynya bikin aku kaget alhasil terbangun-bangun juga. Yahh itung-itung aja ini latihan kalo nanti masa menyusui πŸ™‚

Setiap kali aku mengecek detak jantungnya dengan menggunakan doppler, rasanya posisi kepalanya sudah menyentuh ujung atas serviksku. Pantes aja setiap kali kontraksi palsu, bawaannya nyeri aja gitu πŸ™‚

Soal aktivitas pekerjaan rumah tangga, masih rutin aku kerjakan di rumah. Jangan kira mentang-mentang kehamilan tua begini aku jadi malas bergerak loh. Aku masih rutin bekerja di rumah. Hanya saja intensitasnya dikurangi. Dan waktunya pun jadi lebih lambat. Aku masih aktif memasak setiap hari. Walaupun aku butuh bantuan untuk sekedar mencuci peralatan atau menyiangi sayuran. Biasanya aku durasi memasak bisa maksimal 1 jam dengan 2 menu, tapi sekarang bisa minimal 2 jam dengan 2 menu. Ya gak ada masalah juga sih dengan durasi. Lha wong aku di rumah gak ngapa-ngapain juga. Sekalian isi waktu πŸ™‚ Iyaa, memasak itu emang capek banget. Tapi yah gimana yah, aku suka sekali memasak, masak apa aja di rumah, menu yang simple-simple aja, yang penting giziku sebagai ibu hamil terpenuhi πŸ™‚

Soal mencuci baju, masih aku serahkan kepada sang mesin cuci. Soal menggosok baju, aku masih menggunakan jasa laundry.

Aku juga masih aktif mencuci mobil and motor loh πŸ™‚ tinggal deh suami yang ngomel-ngomel. Ujung-ujungnya jadi dibantuin qiqiqi.. πŸ™‚

Ohya, dipastikan di minggu-39 ini semua perlengkapan baby yang akan dibawa dan sesudah pulang dari Rumah Sakit, sudah kupenuhi semuanya. Gak apa-apa kalau masih ada perintilan yang kurang-kurang. Minimal persyaratan utama seperti jumpsuit (jumper) yang akan dibawa pulang beserta teman-temannya sudah kubeli. Dan yang paling penting sudah dicuci.

Agak ribet juga ya, mencuci semua baju-baju si baby, karena baju-baju menyusuiku di minggu ini aku kebut semuanya untuk dirapihkan dan dipersiapkan sepulang dari Rumah Sakit. Aku khawatir suamiku tidak bisa mengerjakan semuanya secara multitasking. So, di minggu2 terakhir sebelum due date inilah aku kerjakan pendingan pekerjaan rumah. Karena di rumah gak ada asisten rumah tangga, so semua pendingan pekerjaan rumah aku cicil sedikit demi sedikit. Karena aku harus istirahat per 1 jam. Lemari khusus untuk baby-pun sudah kami siapkan.

Rasanya memasuki usia kehamilan minggu ke-39 bikin kita malas bergerak yah bun? Tapi justru pada bulan ini kita harus perbanyak jalan kaki, atau berolahraga ringan, dan juga melakukan gerakan-gerakan yang akan membantu proses persalinan. Hampir setiap hari, tanpa absen aku jalan kaki, kemana aja kaki ini mau jalan. Hampir semua mall di bekasi aku jajaki semua πŸ™‚ Alhamdulillah suamiku mau dan setia menemani. Jalan kaki minimal 30 menit.

Kalo ada yang tanya,Β “Kok jalan kakinya di mall sih?” Ya habis mau gimana lagi, sekarang setiap pagi cuaca hujan dan juga suamiku sekarang kedapatan shift pagi. Jadi aku jalan-jalannya malam hari. Yah hitung-hitung sekalian refreshing dan cuci mata.

Ohya, aku sekarang juga jadi sering kontraksi palsu. Kalo lagi kontraksi, suka lupaaa untuk istirahat πŸ™‚ Padahal suami udah berulang kali ngingetin. Suka lupa terus aja bawaannya. Yang lucu, kalo lagi kontraksi gitu, vagina bagian belakangku berasa nyut-nyutan gitu, kayak berasa nadi kepalanya si baby πŸ™‚

Sekarang aku jadi makin sering komunikasi sama my baby. Aku tanya, “KamuΒ mau launching kapan? Mommynya udah ditanyain sama tukang sayur tuh… ” Dibalas dengan tendangan qiqiqi πŸ™‚

Kalau dia lagi menendang-nendang di bagian ulu hati atas, lalu kubilang, “Duuh…jangan kenceng-kenceng yaah nendangnya. Mami kamu ini sakiiit nih dadanya”Β Ehh beberapa detik kemudian langsung turun deh tendangan kakinya πŸ™‚

Wahhh pokoknya seneng banget babyku udah bisa diajak komunikasi πŸ™‚

Menjelang due date, rasanya boring banget bagi sebagian ibu hamil yang mayoritas berprofesi ibu rumah tangga seperti aku ini. Tapi aku punya cara sendiri untuk mengusir rasa bosan ini.

1. Membaca Buku/Tabloid

Yess… membaca buku dan tabloid adalah aktivitasku sehari-hari. Dulu sebelum hamil boro-boro mau mengkhatamkan 1 buah buku baru. Jangankan di khatamkan (dibaca sampai selesai), baca aja rasanya udah males. Paling bertahan 1 bab aja selama 1 bulan.

Buku-buku yang kubaca gak terbatas hanya seputar kehamilan aja. Tapi juga resep masakan baru, seputar perawatan bayi baru, majalah dan sebagainya. Pokoknya bikin suasana hati itu senang terus supaya gak kepikiran πŸ™‚

Terkadang kubacakan juga buku-buku tersebut di lafalkan dengan suara keras, kubacakan agar babyku tahu apa yang dibaca oleh mommynya sekaligus melatih instingnya πŸ™‚

2. Memasak

Yesss… kalo ada waktu senggang dan fisikku memungkinkan, terkadang aku suka mencoba resep baru di rumah. Yahhh capek sih membereskan peralatan atau perabotan bekas dipakai. Tapi, kan masih ada suami yang rela membereskan? hehee… Makanya gak jarang juga kalau ke toko buku aku selalu ‘ngetem’ di bagian buku-buku resep masakan.

Dan gak jarang juga, kalau lagi memasak di dapur dan babynya aktif nendang-nendang terus, aku selalu komunikasi ke dia sambil mengelus perutku, “Nanti kalau kamu besar, mami kepengen banget kamu bisa masak ya, Nak. Apapun jenis kelamin kamu. Minimal kamu bisa masak hal yang simple-simple aja. Jadi kalo ada keadaan yang crutial, gak menyulitkan suami/istri kamu nanti” πŸ™‚

3. Rajin ke Toko Buku

Yess… kalo lagi jalan ke mall, aku paling sering mengunjungi toko buku. Gara-gara sebelum hamil doyan ke toko buku akhirnya selama hamil maunya ke toko buku terus πŸ™‚ Mungkin bisa dibilang penjaga toko bukunya sampai hapal kali keberadaan aku disitu πŸ™‚ Entah sekedar melihat novel, majalah, atau tabloid baru. Atau membaca buku-buku baru disana. Kalo capek? Yahh tinggal duduk di bagian customer service deh πŸ™‚ Tapi gak bisa berlama-lama juga kalo aku ke toko buku. Paling lama 2 jam saja.

4. Main Games

Kadang untuk mengusir waktu, aku suka main games online di gadget. Tapi ini gak bertahan lama, karena pada dasarnya aku gak suka mainan games di hp.

5. Ngeblog

Yaaa…. ini yang aku kerjakan hampir setiap hari melalui gadgetku. Hamil bukan halangan untuk bisa berbagi apa yang kurasakan untuk oranglain πŸ™‚

6. Mendengarkan Musik

Ini setiap hari yang kulakukan anteng depan gadget and laptop πŸ™‚

7. Rajin ke Bioskop

Memasuki ruangan dengan full karpet, full music, kondisi AC yang nyaman, rasanya membuatku betah untuk mengunjungi bioskop setiap minggu. Entah untuk menonton, atau sekedar duduk and browsing disana πŸ™‚ Hampir setiap minggu kami nonton midnite. Kami benar-benar merasa seperti sepasang kekasih yang sedang pacaran πŸ™‚ *uhukk

8. Rajin mengunjungi Baby Shop

Setiap mendatangi mall, aku dan suami jadi rajin mengunjungi baby shop. Entah sekedar bertanya-tanya harga produk atau membeli kebutuhan baby. Kita jadi rajin survey mainan untuk anak, buku bacaan untuk anak-anak, pokoknya segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia anak.

Yahh pokoknya mah di minggu jelang due date seperti ini dibawa senang-senang aja setiap hari. Feels like date everyday πŸ™‚

Advertisements

6 thoughts on “Belum Lahiran juga yaaa..

  1. insya allah semua lancaaaar ya maaak..ikmati…this is just a beginning of a wonderful journey..paling seneeeng memang kalau komunikasi dengan bebenya…kalau aku dulu sering ngobrolnya berdua suami, dibales tendangan alias free kick :D,.semangaaat…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.