Wah aku gak hamil-hamil, gimana caranya untuk hamil?

Halo Bunda, tak terasa sudah satu bulan lalu saya menulis tentang Bawaan suami waktu nunggu bersalin di rumah sakit, lumayan banyak yang bilang terima kasih tentang info dari saya itu, karena memang pada kenyataannya memang tidak ada yang mempersiapkan untuk kebutuhan suami saat menunggu bunda di RS, kali ini saya akan membahas tentang kenapa sih ada beberapa bunda yang belum hamil.

Bulan lalu, teman kantor suami saya yang sudah menikah selama 1 tahun bertanya ke suami saya, gimana sih caranya supaya istri bisa cepat hamil. Suami sih langsung infoin blog saya ini, dan memberitahukan 1 artikel yang cocok untuk teman saya yaitu Ceritaku : Tips Cara Cepat Hamil. Teman suami saya ternyata sudah membaca artikel saya 🙂 namun dia bingung kenapa sampai saat ini istrinya masih belum hamil. Kira-kira begini percakapannya waktu makan siang bersama bun.

Suami: Memang kenapa bro?
Teman suami: Wah ko, kemarin gw udah baca artikel yang lo share ke gw, cuma udah 1 bulan ngikutin yang di artikel kenapa belum hamil-hamil juga yah
Suami: Oh gitu, memangnya sudah ngelakuin apa aja?
Teman suami: Mulai konsumsi susu sebelum hamil untuk menaikkan asam folat, cek ke dokter kandungan untuk masa subur sampai konsumsi vitamin dari dokter, tiap hari sudah makan-makanan sehat (untuk warteg ini jangan di hitung ya)
Suami: Hm.. udah nyobain honeymoon lagi?
Teman suami: Udah, 2 minggu lalu ke Bandung
Suami: Itu pas masa subur?
Teman suami: Enggak sih, tapi kata dokter gak apa-apa sih
Suami: Hm… terus kalau pas 2 minggu masa subur lo balik jam berapaan?
Teman suami: Yah elo kan tau gw, gw paling cepet balik jam 9 malem untuk monitoring
Suami: Terus istri gimana?
Teman suami: Yah sama kaya gw, pulang kan selalu gw jemput
Suami: Jadi sampai rumah jam berapa?
Teman suami: Yah bisa jam 10 lewat lah

Ya sudah, suami langsung menyampaikan hal itu ke saya, sebenarnya sih tidak susah-susah amat (asumsi tidak ada masalah dengan hormon ya), kalau untuk itu sebenarnya butuh yang namanya strategi, jadi begini

1. Catat masa subur

Setiap mulai bersih dari mens, langsung catat masa subur di kalender atau reminder di smartphone, langsung tandain hari apa masa suburnya

2. Jadwalkan

Dari kalender kan bisa terlihat tanggal berapa masa suburnya, dari sana jadwalkan kapan waktu yang pas untuk “itu”, kalau sudah dapat, luangkan waktu sekitar 1-2 minggu, apa yang akan kamu lakukan, mulai dari hari biasa sampai hari sabtu/minggu. Usahakan pada tanggal yang sudah di tentukan, bunda dan suami tidak ada acara lain.

3. Time is Baby

Yang terakhir adalah waktu, jangan bosan dan jangan patah semangat, kalau bulan ini masih belum bisa, bulan depan berdoa dan memohon pada Allah SWT bisa segera di karuniai calon baby.

Yang pasti, luangkan waktu dan jangan sampai kecapean loh, jangan sampai waktu untuk “itu” hari sabtu, sudah booking hotel di luar kota, tapi hari Jumat-nya sibuk sampai-sampai pulang malam jadi kecapean. So, good luck ya bunda dan pasangan 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s